KATJANG GARING!!!

Thursday, October 9, 2014

Algoritma menggambar garis

BAB I
Software Untuk Grafika Komputer
Software untuk menggambar grafik pada komputer ada dua jenis yaitu software yang bebentuk library atau pustaka pada suatu bahasa pemrograman(paket pemrograman grafika) dan software yang berbentuk aplikasi khusus. Pada software yang berbentuk library suatu bahasa pemrograman akan dilengkapi fungsi fungsi grafik yang berasal dari paket software grafik tersebut yang termasuk contoh dari jenis ini adalah Open Gl yang dibuat Silicon Graphics. Sedang pada paket aplikasi khusus gambar grafik dibuat tanpa mengetahui bagaiamanahal itu dapat terjadi, contoh dari jenis ini adalah Blender ataupun Qcad.Pada Modul ini yang digunakan adalah software jenis pertama dengan menggunakan fungsi grafik pada Bahasa Pemrograman Pascal.
Note: Semua kode pada modul ini menggunakan prosedur prosedur di bawah. tambahkan pada setiap awal kode program!.
procedure init;
var gd, gm : integer;
begin
gm:=detect; gd:=0;
InitGraph(gd,gm,”);
if GraphResult <> grOk then
begin
Writeln(‘Graph driver ‘,gd,’ graph mode ‘,gm,’ not supported’);
Halt(1);
end;
end;
procedure destroy;
begin
closegraph;
end;
BAB II
Output Primitif
1. TITIK
Titik dalam Grafika Komputer bisa didefinisikan sebagai suatu posisi tertentu dalam suatu sistem koordinat. Sistem koordinat yang dipakai bisa Polar Coordinates atau Cartesian Coordinates. Biasanya dalam pemrograman grafis, yang paling umum digunakan adalah Cartesian Coordinates.
Dalam Cartesian Coordinates, titik didefinisikan sebagai kombinasi dua bilangan yang menentukan posisi tersebut dalam koordinat x dan y (2D)
Contoh Penerapan
Jika kita ingin menempatkan titiktitik A(2,4), B(1,1), C(4,1.5), D(4,2), E(–4,3)
PERBEDAAN SCREEN DAN CARTESIAN COORDINATES
Prinsipnya, karena monitor didesain untuk menggambar dari atas ke bawah, maka sumbu y pada Screen Coordinates dan Cartesian Coordinates berbeda arah, untuk Screen Coordinates, sumbu Y arahnya ke bawah, sedangkan pada Cartesian Coordinates, sumbu Y arahnya ke atas. Biasanya dalam rendering pipeline, hal yang terakhir dilakukan adalah mengkonversi Cartesian Coordinates ke Screen Coordinates.
Dalam Sistem Operasi Linux, koordinat yang dipakai antara Cartesian dan Screen sama, yaitu Y positif ke atas.
Untuk koordinate 3D, sama dengan 2D, hanya saja ditambah 1 sumbu yaitu sumbu z (axisz). Ada beberapa cara untuk menggambarkan sumbu X, Y dan Z, ini. Pertama dengan sumbu z mengarah ke atas

2. Garis
Umumnya persamaan garis lurus pada koordinat kartesius diwujudkan dalam persamaan garis : y=m.x+b
jika dimisalkan pada dua titik(x0,y0 dan x1,y1) akan dibuat sebuah garis lurus, kita dapat menentukan nilai “m’ dan “b” dengan persamaan berikut:
y1y0
m= ______
x1x0
b=y1m.x1
algoritma untuk menggambar garis pada komputer didasarkan pada dua persamaan di atas. dimana m adalah gradien atau kemiringan garis tersebut.
1.Algoritma digital differential analyzer(DDA),
Prinsip algoritma ini adalah mengambil nilai integer terdekat dengan jalur garis berdasarkan atas sebuah titik yang telah ditentukan sebelumnya(titik awal garis).
Algoritma pembentukan garis DDA:
1.Tentukan dua titik yang akan dihubungkan dalam pembentukan garis.
2.Tentukan salah satu titik sebagai awal(x0,y0) dan titik akhir(x1,y1).
3.Hitung dx=x1x0, dan dy= y1y0.
4.Tentukan langkah, yaitu dengan cara jarak maksimum jumlah penambahan nilai x maupun nilai y, dengan cara:
Bila nilai absolut dari dx lebih besar dari absolut dy, maka langkah= absolut dari dx.
Bila tidak maka langkah= absolutdari dy
5.Hitung penambahan koordinat pixel yaitu x_increment=dx/langkah, dan y_increment=dy/langkah
6.Koordinat selanjutnya (x+x_increment, y+y_increment)
7.Posisi pixel pada layar ditentukan dengan pembulatan nilai koordinat tersebut.
8.Ulangi nomor 6 dan 7 untuk menentukan posisi pixel selanjutnya,sampai x=x1 dan y=y1.
Contoh Prosedur DDA dalam pascal:
uses graph,crt;
{tambahkan pada bagian ini prosedur penginisialisasian device, lihat pada bab 1}
procedure drawLine(xstart,ystart,xend,yend:integer);
var
step,k:integer;
dx,dy:real;
x_inc,y_inc,x,y:real;
begin
dx:=xend-xstart;
dy:=yend-ystart;
x:=xstart;
y:=ystart;
if abs(dx) > abs(dy) then
step:=round(abs(dx))
else
step:=round(abs(dy));
x_inc:=dx/step;
y_inc:=dy/step;
putPixel(round(x),round(y),30);
for k:=1 to step do
begin
x:=x+x_inc;
y:=y+y_inc;
putPixel(round(x),round(y),30);
end;
end;
begin
init;
{menggambar garis dari titik 10,10 ke 500,10}
drawLine(10,10,500,10);
readkey;
destroy;
end.

Tuesday, April 29, 2014

TUGAS KELOMPOK 3

dengan jelas, sedangkan pemecahannya harus didasarkan pemilihan alternatif terbaik dari alternatif yang ada.

Keputusan keputusan yang di program (programmed decisions) adalah keputusan yang di buat menurut kebiasaan, aturan atau prosedur. Keputusan ini rutin dan berulang ulang setiap organisasi mempunyai kebijaksanaan-kebijaksanaan tertulis atau tidak tertulis yang memudahkan pembuatan keputusan dalam situasi yang berulang dengan membatasi dan menghilangkan alternative-alternatif sebagai contoh, manajer tidak perlu memikirkan penetapan gaji karyawan baru, karna prosedur-prosedur untuk menangani maslah-masalah rutin telah tersedia.

Masalah-masalah rutin tidak selalu sederhana, keputusan-keputusan yang di program dapat di gunakan dalam penanganan masalah-masalah yang kompleks dan rumit. Bila suatu masalah berulang dan bilang unsure-unsurkomponendapat di rumus kan, di perkirakan dan di analisa, maka hal itu dapat menjadi “calon” pembuatan keputusan yang di program. Sebagai contoh, keputusan tentang besarnya persediaan untuk menjaga produk tertentu dapat mencakup usaha pencarian data dan peramalan, kemudian analisa terhadap unsur-unsur maslah yang terpisah tersebut bisa menghasil kan serangkaian keputusan rutin yang di program.


Manajer akan membuat tipe-tipe keputusan yang berbeda sesuai perbedaan kondisi dan situasi yang ada. Salah satu metode pengklasifikasian keputusan yang banyak di gunakan adalah dengan menentukan apakah keputusan itu di program atau tidak. Keputusan-keputusan juga dapat dibedakan antara keputusan yang di buat di bawah kondisi kepastian, risiko. Dan ketidak pastian.
Kehidupan manajer dipenuhi dengan serangkaian pembuatan, (pengambilan) keputusan-keputusan untuk investasi, menaikan harga jual,mengambil tindakan terhadap karyawan yang sering terlambat, pemilihan lokasi gedung baru yang harus dibangun, dan masalah-masalah besar ataupun kecil lainnya dimana manajer harus membuat keputusan tindakan apa yang di ambil atau paling tidak menugaskan orang lain untuk memutuskan. kegiatan-kegiatan pelaksanaan hasil keputusan itu sendiri biasanya dilaksanakan oleh orang-orang lain.
Pembuatan keputusan adalah bagian kunci kegiatan manajer. Kegiatan ini memainkan peranan penting, terutama bila manajer melaksanakan fungsi perencanaan menyangkut keputusan-keputusan sangat penting dan jangka panjang yang dapat di buat manajer, dalam peroses perencanaan, manajer memutuskan tujuan-tujuan organisasi yang akan di capai, sumber daya sumberdaya yang akan digunakan, dan siapa yang akan melaksanakan setiap tugas yang dibutuhkan. seluruh proses perencana itu melibatkan manajer dalam

Friday, March 7, 2014

MACAM-MACAM ORGANISASI

Organisasi adalah wadah berkumpulnya sekelompok orang yang memiliki tujuan bersama, kemudian mengorganisasikan diri dengan bekerja bersama-sama dan merealisasikan tujuanya. Organisasi adalah wadah yang memungkinkan masyarakat dapat meraih hasil yang sebelumnya belum dapat dicapai oleh individu secara sendiri-sendiri. (James L. Gibson, 1986).
Banyak motivasi yang mendorong seseorang masuk dalam sebuah organisasi. Diantara beberapa motivasi atau tujuan seseorang bergabung ke dalam suatu kelompok organisasi adalah :
1). Kelompoks atau organisasi sering dipakai untuk memecahkan masalah-masalah.
2). Mencegah kesepian dan kerenggangan
3). Kelompok dapat memberikan bantuan pada saat kesusahan / menjumpai masalah
4). Kelompok dapat memberikan tujuan dan nilai hidup yang lebih baik, perilaku, dan kesetaraan kelompok
5). Kelompok sosial , kerja dan bermacam-macam kelompk lainnya memberikan prestige, status dan pengakuan.

Tujuan adalah ujung ke arah mana organisasi kita akan diarahkan. Macam organisasi dapat dilihat dari berbagai segi, yaitu dari jumlahpuncak pimpinan, segi keresmian, segi tujuan, segi luas wilayah, segi sosial, dan segi bentuk. Yang akan saya bahas disini adalah macam-macam organisasi dari segi tujuan yang ingin dicapai. Macam-macam organisasi tersebut adalah :
1.        Organisasi Niaga
Organisasi yang tujuan utamanya untuk mencari keuntungan, terutama dalam bidang bisnis.
Macam-macam Organisasi Niaga :
  • Perseroan Terbatas (PT), yaitu perusahaan yang didirikan oleh dua orang atau lebih yang berbadan hukum
  • Perseroan Komanditer (CV), yaitu salah satu badan usaha yang dilakukan oleh pelaku bisnis usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia.
  • Firma (Fa), yaitu suatu organisasi bisnis dimana ada perjanjian dua orang atau lebih untuk memperoleh keuntungan bersama.
  • Koperasi, yaitu badan usaha yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.
  • Join Venture, yaitu kerjasama antara dua orang atau lebih dalam bidang bisnis untuk membentuk perusahaan baru.
  • Trust, yaitu penggabungan dua unit usaha menjadi satu dan masing-masing unit usaha kehilangan identitasnya. Beberapa perusahaan yang telah melebur akan melahirkan perusahaan baru yang lebih besar.
  • Kartel, yaitu persekutuan perusahaan-perusahaan dibawah suatu perjanjian untuk mencapai tujuan tertentu.
  • Holding Company, yaitu suatu usaha untuk menggabungkan satu perusahaan dengan perusahaan lain.
2.         Organisasi Sosial
Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum. Berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat untuk ikut andil dalam pembangunan bangsa dan negara menuju arah yang lebih baik lagi dengan tujuan menjadikan bangsa dan negara dalam pembentukan sosialisasi yang baik dan menjadikan masyakarat yang penuh dengan jiwa sosialisasi yang tinggi.
Jalur pembentukan Organisasi Kemasyarakatan :
  • Jalur Keagamaan
  • Jalur Profesi
  • Jalur Kepemudaan
  • Jalur Kemahasiswaan
  • Jalur Kepartaian dan Kekaryaan
3.        Organisasi Regional dan Internasional
Organisasi Regional :
Organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja. Sebagai contoh : ASEAN (Association of Southeast Asian Nations = Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (PERBARA)), dibentuk 8 Agustus 1967, memiliki 10 negara anggota, Timor Leste dan Papua new Guinea hanya sebagai pemantau, dan masih mempertimbangkan akan menjadi anggota).





Organisasi Internasional :
Organisasi yang anggota- anggotanya meliputi negara di dunia. Sebagai contoh : UN (United Nations = Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)),didirikan di San Fransisco pada 24 Oktober 1945.







Berikut Tujuan Merupakan motivasi, misi, sasaran, maksud dan tujuan yang akan dicapai dalam rentang waktu tertentu, Tujuan berdasarkan rentang dan cakupanya dapat di bagi dalam beberapa karakteristik antara lain :
  • Tujuan Jangka panjang
  • Tujuan Jangka menengah dan
  • Tujuan Jangka pendek
Referensi :
lista.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/…/P+4+macam-organisasi.pdf

http://ocw.gunadarma.ac.id/course/computer-science-and-information/information-system-s1-1/teori-organisasi-umum-2-1/macam-organisasi-
http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_sosial
http://pptapaksuci.org/keorganisasian/245-definisi-dan-komponen-organisasi.html

PENGALAMAN BERORGANISASI

Pengalaman Berorganisasi

Berikut saya akan menceritakan pengalaman saya berorganisasi. Sewaktu saya SMA akan diadakan nya PENSI(Pentas Seni) itu adalah acara tahunan sekolah saya ,dengan diadakan nya berbagai macam lomba seperti Futsal ,Badminton ,Volly dan Basket. Dan malam puncak nya acara musik dan turut mengundang band band yang sedang di gauli pada masa saya SMA . Sebelum semua acara tersebut diadakan dibentuklah sepuah organisasi attau kepanitian lomba-lomba maupun acara musik itu ,dan saya pun turut andil menjadi bagian kepanitian tersebut. Saya menjadi ketua di cabang Lomba Futsal ,saya terpilih karena saya cukup aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Futsal di sekolah saya dan saya pun menjabat sebagai Wakil ketua acara musik malam puncaknya ,saya terpilih mungkin karena saya turut andil dalam kegiatan musik di sekolah. Menjadi ketua di cabang Lomba Futsal adalah pengalaman pertama saya menjabat nya ,dan saya menjadi banyak mengetahui seluk beluk menjadi ketua seperti itu. Saya mendapat ilmu kepribadian yaitu sebuah ketegasan ,karena saya di tunjuk menjadi ketua ,saya pun wajib tegas kepada anak buah saya ,begitu menurut guru pembimbing saya ,dan setelah saya melakukan nya memang rada sulit ,tapi lama kelamaan bisa juga dan alhamduliah acara pun berjalan dengan sukses tanpa terjadi kendala. Dan menjadi Wakil Ketua di acara musik malam puncak menjadi tantangan tersendiri buat saya karena saya baru pertama kalinya juga ,dulu pernah sewaktu SMP menjadi panitia musik seperti ini ,cuman tidak sebesar acara yang di SMA. Saya mendapatkan ilmu berharga dari berorganisasi. Saya menjadi tau dan wawasan saya menjadi luas dalam musik. Dan saya mendapatkan fee karena acara Lomba dan acara musik malam puncak nya di hadiri banyak penonton dari luar sekolah saya ,dan itu menjadi sebuah keuntungan kepada panitia dan khususnya kepada sekolah. Saya sangat berterima kasih karena sudah dipercayakan menjabat Ketua lomba Futsal dan Wakil acara musik malam puncak tersebut ,apabila saya tidak tergabung dalam organisasi itu saya tidak akan tau apa apa sampai sekarang tentang pentingnya beroganisasi baik di sekolah ,lingkungan rumah ,kuliah ,maupun di tempat umum sekalipun. Terima Kasih.